Download RPP IPAS Kelas 6 Bab 7 Bumi Kita Terancam Bahaya 2026/2027

Download RPP IPAS Kelas 6 Bab 7 “Bumi Kita Terancam Bahaya” Tahun Ajaran 2026/2027

Apa yang terjadi jika lingkungan terus mengalami kerusakan? Mengapa Bumi semakin menghadapi berbagai permasalahan lingkungan? Apa hubungan aktivitas manusia dengan pemanasan global, polusi, dan sampah plastik? Dan yang paling penting, apa yang dapat dilakukan anak-anak untuk ikut menjaga Bumi?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran IPAS Kelas 6 Bab 7: “Bumi Kita Terancam Bahaya”.

Melalui bab ini, peserta didik tidak hanya diajak mengenal berbagai masalah lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mengamati perubahan lingkungan di sekitar, melakukan eksperimen sederhana, menganalisis hubungan aktivitas manusia dengan kerusakan lingkungan, serta merancang aksi nyata untuk menjaga Bumi.

Bagi Bapak/Ibu Guru yang sedang menyiapkan perangkat pembelajaran IPAS Kelas 6 Tahun Ajaran 2026/2027, RPP/Modul Ajar IPAS Bab 7 ini dapat menjadi referensi untuk melaksanakan pembelajaran yang kontekstual, aktif, dan berorientasi pada aksi nyata.

🌍 RPP/Modul Ajar IPAS Kelas 6 Bab 7
🚨 Bumi Kita Terancam Bahaya
🌱 Aksi Nyata Menjadi Pahlawan Penyelamat Lingkungan
⏱️ 27 JP @35 menit
📅 Tahun Ajaran 2026/2027


🌎 Tentang RPP IPAS Kelas 6 Bab 7

Modul Ajar Bab 7 memiliki tema:

“S.O.S. BUMI!”

Aksi Nyata Menjadi Pahlawan Penyelamat Lingkungan

Pembelajaran dirancang agar peserta didik tidak hanya mengetahui bahwa lingkungan mengalami berbagai masalah, tetapi juga memahami hubungan sebab-akibat antara aktivitas manusia dan perubahan kondisi lingkungan.

Dalam dokumen, peserta didik diarahkan untuk:

  • mempelajari pengaruh aktivitas manusia terhadap lingkungan;
  • mencari tahu berbagai permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia;
  • mengusulkan tindakan yang dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Pendekatan tersebut membuat pembelajaran bergerak dari mengetahui masalah → memahami penyebab → mencari solusi → melakukan aksi.


🎯 Capaian Pembelajaran Bab 7

Capaian pembelajaran Bab 7 mengarahkan peserta didik untuk merefleksikan bagaimana perubahan kondisi alam di permukaan Bumi dapat terjadi akibat faktor alam maupun perbuatan manusia.

Peserta didik juga diarahkan untuk:

  • mengidentifikasi pola hidup yang menyebabkan permasalahan lingkungan;
  • memprediksi dampaknya terhadap kondisi sosial;
  • serta memahami dampaknya terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya membahas lingkungan dari sisi sains, tetapi juga menghubungkannya dengan kehidupan masyarakat.


🎯 Tujuan Pembelajaran IPAS Bab 7

RPP Bab 7 memiliki tiga tujuan pembelajaran utama:

1. Mempelajari Pengaruh Aktivitas Manusia

Peserta didik mempelajari bagaimana aktivitas manusia dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan.

2. Mengidentifikasi Permasalahan Lingkungan

Peserta didik mencari tahu berbagai permasalahan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia.

3. Mengusulkan Tindakan Nyata

Peserta didik mampu mengusulkan langkah atau tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.


🌱 Materi Pembelajaran IPAS Bab 7

1. Jejak Manusia di Bumi

Pembelajaran pertama mengajak peserta didik melihat perubahan kehidupan manusia dari masa ke masa.

Guru menampilkan dua gambaran berbeda:

🏕️ Pemukiman manusia zaman prasejarah

dibandingkan dengan

🏙️ Kota modern dengan gedung-gedung tinggi.

Peserta didik kemudian diajak menjawab pertanyaan:

“Apa perbedaan utama antara kedua gambar ini?”

“Aktivitas apa saja yang dilakukan manusia di kota modern yang tidak ada pada zaman dahulu?”

“Bagaimana aktivitas tersebut mengubah lingkungan?”

Dari kegiatan tersebut, peserta didik mulai memahami bahwa perkembangan aktivitas manusia membawa berbagai dampak terhadap lingkungan.


🔎 Mengenali Dampak Positif dan Negatif Aktivitas Manusia

Peserta didik kemudian mendiskusikan berbagai aktivitas manusia, seperti:

  • membangun rumah;
  • bertani;
  • membuat pabrik;
  • membuang sampah;
  • memasak;
  • menyalakan lampu.

Mereka diarahkan untuk mengelompokkan aktivitas yang memberikan dampak positif maupun negatif serta menjelaskan alasan di balik klasifikasi tersebut.

Pembelajaran kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik di rumah dan sekolah.


🕵️ LKM “Detektif Jejak Manusia”

Salah satu kegiatan menarik pada pertemuan pertama adalah observasi lingkungan sekolah.

Peserta didik secara berpasangan mencari contoh perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia.

Contohnya:

🌳 Taman sekolah yang terawat → dampak positif
🗑️ Tumpukan sampah → dampak negatif
🏗️ Pembangunan gedung → dapat dianalisis dari sisi positif maupun negatif.

Temuan tersebut dicatat menggunakan LKM 1 “Detektif Jejak Manusia”. Jika memungkinkan, peserta didik juga dapat memfoto temuan mereka.

Pada akhir kegiatan, peserta didik menyimpulkan bahwa setiap aktivitas manusia memberikan pengaruh terhadap lingkungan.


🌡️ 2. Alarm untuk Bumi: Ketika Bumi Demam

Pada pertemuan kedua, pembelajaran beralih pada permasalahan lingkungan yang lebih luas.

Peserta didik diajak memikirkan pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka:

“Pernahkah kalian merasa cuaca sekarang lebih panas?”

“Pernahkah mengalami kabut asap di Pontianak atau Kalimantan Barat?”

“Pernah mendengar berita banjir dan kekeringan?”

Pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk untuk menyelidiki mengapa berbagai fenomena lingkungan dapat terjadi.


🧪 Eksperimen “Efek Rumah Kaca Mini”

Salah satu aktivitas utama Bab 7 adalah eksperimen sederhana menggunakan:

  • dua toples bening;
  • dua termometer;
  • plastisin;
  • sinar matahari.

Satu toples dibiarkan terbuka, sedangkan toples lainnya ditutup rapat menggunakan plastisin.

Kedua toples kemudian ditempatkan di bawah sinar matahari selama sekitar 15–20 menit dan suhunya dibandingkan. Hasil pengamatan dicatat dalam LKM 2 “Lembar Investigasi Efek Rumah Kaca”.

Eksperimen ini digunakan sebagai analogi sederhana untuk membantu peserta didik memahami gagasan bahwa gas rumah kaca dapat memerangkap panas.


🌍 Memahami Pemanasan Global

Setelah eksperimen, guru mengajak peserta didik menghubungkan hasil pengamatan dengan konsep pemanasan global.

Dalam RPP, toples tertutup digunakan sebagai analogi Bumi yang diselimuti gas rumah kaca, sedangkan panas yang terperangkap menjadi gambaran sederhana mengenai proses yang kemudian dikaitkan dengan peningkatan suhu Bumi.

Peserta didik kemudian berdiskusi mengenai berbagai aktivitas manusia yang berkaitan dengan permasalahan lingkungan.


🐢 Bahaya Sampah Plastik bagi Lingkungan

Selain pemanasan global, Bab 7 juga mengajak peserta didik menyelidiki masalah sampah plastik.

Guru dapat menampilkan gambar atau video mengenai bahaya sampah plastik di lautan.

Peserta didik kemudian mendiskusikan:

  • dari mana sampah tersebut berasal;
  • bagaimana sampah plastik dapat sampai ke laut;
  • apa bahayanya bagi hewan laut;
  • serta tindakan apa yang dapat dilakukan manusia.

Kegiatan ini membantu peserta didik memahami bahwa kebiasaan sederhana sehari-hari dapat berkaitan dengan persoalan lingkungan yang lebih luas.


🚨 3. Aksi Nyata Para Penyelamat Bumi

Pada pertemuan ketiga, pembelajaran bergerak dari memahami masalah menuju tindakan.

Guru mengawali pembelajaran dengan kisah singkat aktivis lingkungan dan pertanyaan:

“Apakah anak-anak seperti kalian bisa membuat perubahan untuk menyelamatkan Bumi?”

Peserta didik kemudian diajak melihat masalah yang ada di lingkungan sekolah sendiri.

Contohnya:

🧴 penggunaan botol plastik sekali pakai
🍂 sampah daun yang menumpuk
🚰 keran air yang sering lupa dimatikan


💡 Proyek “Aksi Penyelamat Bumi”

Setiap kelompok memilih satu masalah lingkungan yang dianggap relevan di sekolah.

Kemudian mereka menjawab pertanyaan mendasar:

“Solusi sederhana apa yang bisa kita lakukan bersama untuk mengatasi masalah ini di sekolah kita sendiri?”

Peserta didik kemudian merancang solusi yang realistis.

Contohnya:

🧴 Sampah Botol Plastik

Membuat kampanye:

“Bawa Botol Minum Sendiri”

🍂 Sampah Daun

Membuat gagasan:

Lubang Biopori atau Kompos Sederhana

🚰 Pemborosan Air

Membuat:

Stiker Pengingat “Matikan Keran”


🧠 Membuat “Peta Pikiran Aksi Penyelamat Bumi”

Gagasan aksi kemudian dituangkan melalui LKM 3 “Peta Pikiran Aksi Penyelamat Bumi”.

Peserta didik menentukan:

  • nama aksi;
  • tujuan;
  • langkah pelaksanaan;
  • pihak yang terlibat;
  • media kampanye yang akan digunakan.

Media yang dapat dipilih antara lain:

📌 Poster
📌 Pamflet
📌 Video pendek
📌 Media lainnya


🧩 Model Pembelajaran yang Digunakan

RPP Bab 7 menggunakan tiga model pembelajaran yang berbeda untuk setiap pertemuan:

PertemuanTopikModel Pembelajaran
Pertemuan 1Jejak Manusia di BumiDiscovery Learning
Pertemuan 2Alarm untuk Bumi: Ketika Bumi DemamProblem Based Learning (PBL)
Pertemuan 3Aksi Nyata Para Penyelamat: Dari Ide menjadi AksiProject Based Learning (PjBL)

Ketiganya dipadukan dalam pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).


🌟 Pembelajaran Mendalam dalam Bab 7

RPP Bab 7 menggunakan tiga prinsip Pembelajaran Mendalam:

🧘 Berkesadaran — Mindful

Peserta didik diajak menyadari kondisi lingkungan di sekitar mereka dan merefleksikan dampak tindakan sehari-hari.

💡 Bermakna — Meaningful

Materi dikaitkan dengan masalah nyata seperti sampah, polusi, perubahan lingkungan, dan kebiasaan manusia.

🎉 Menggembirakan — Joyful

Pembelajaran menggunakan ice breaking, observasi lingkungan, eksperimen, diskusi, serta proyek kampanye.


📚 LKM/LKPD yang Tersedia

RPP Bab 7 dilengkapi dengan tiga LKM yang terintegrasi langsung dengan kegiatan pembelajaran.

🔎 LKM 1 — “Detektif Jejak Manusia”

Digunakan pada pertemuan pertama untuk mengamati perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia.

Peserta didik menemukan minimal tiga contoh perubahan lingkungan dan menentukan apakah dampaknya positif atau negatif.


🌡️ LKM 2 — “Lembar Investigasi Efek Rumah Kaca”

Digunakan pada pertemuan kedua untuk mencatat:

  • hipotesis awal;
  • suhu awal;
  • suhu setelah 15–20 menit;
  • hasil pengamatan;
  • kesimpulan.

LKM juga dilengkapi pertanyaan refleksi mengenai hubungan eksperimen dengan pemanasan global.


🌱 LKM 3 — “Peta Pikiran Aksi Penyelamat Bumi”

Digunakan pada pertemuan ketiga untuk merancang solusi lingkungan.

Peserta didik menentukan masalah, nama aksi, tujuan, langkah pelaksanaan, penanggung jawab, serta media kampanye yang akan dibuat.


📊 Asesmen Pembelajaran

RPP Bab 7 menyediakan beberapa bentuk asesmen yang terintegrasi dengan pembelajaran.

🔎 Asesmen Formatif Awal

Guru dapat mengajukan pertanyaan seperti:

“Menurutmu, apakah lingkungan di sekitar kita sehat?”

“Apa tandanya?”

“Apa saja yang bisa membuat lingkungan menjadi tidak sehat?”

Asesmen ini digunakan untuk mengetahui kesiapan awal peserta didik terhadap isu lingkungan.


👀 Asesmen Formatif Proses

Guru melakukan observasi selama:

  • diskusi;
  • observasi lingkungan;
  • eksperimen;
  • kerja kelompok;
  • perancangan proyek.

Aspek yang diamati disesuaikan dengan tiga dimensi profil lulusan yang dipilih.


📝 Evaluasi Pemahaman Bab 7

Pada akhir bab tersedia evaluasi berupa:

5 Soal Pilihan Ganda

Materinya mencakup antara lain:

  • gas rumah kaca;
  • dampak pemanasan global;
  • pengurangan sampah plastik;
  • eksperimen efek rumah kaca;
  • permasalahan lingkungan akibat aktivitas manusia.

3 Soal Esai Singkat

Peserta didik diminta menjelaskan:

  • proses efek rumah kaca;
  • masalah lingkungan dan solusinya;
  • mengapa tindakan kecil dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan bersama dan konsisten.

🏆 Proyek Sumatif “Kampanye Aksi Menjaga Bumi”

Proyek utama Bab 7 adalah:

Kampanye Aksi Menjaga Bumi

Peserta didik secara berkelompok memilih satu gagasan aksi yang telah dirancang pada pertemuan ketiga.

Selanjutnya mereka membuat media kampanye berupa:

📢 Poster
📄 Pamflet
🎥 Video pendek

Puncak kegiatan adalah melakukan kampanye kepada adik kelas, guru, atau warga sekolah lainnya.

Penilaian proyek mencakup:

  • kejelasan pesan;
  • daya persuasi;
  • kreativitas media;
  • kerja sama tim.

Dengan demikian, peserta didik tidak hanya belajar tentang masalah lingkungan, tetapi memperoleh pengalaman merancang dan menyampaikan aksi nyata.


🎯 Tiga Dimensi Profil Lulusan

Bab 7 mengembangkan tiga dimensi profil lulusan yang dipilih karena selaras dengan tujuan pembelajaran.

🙏 Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME

Peserta didik menunjukkan tanggung jawab dan kasih sayang terhadap alam sebagai ciptaan Tuhan.

🧠 Penalaran Kritis

Peserta didik menganalisis hubungan sebab-akibat antara gaya hidup manusia dan kerusakan lingkungan.

🎨 Kreativitas

Peserta didik menghasilkan gagasan orisinal dan solutif dalam bentuk kampanye aksi lingkungan.


🛠️ Remedial dan Pengayaan

RPP Bab 7 juga menyediakan kegiatan tindak lanjut.

Untuk peserta didik yang membutuhkan remedial:

Guru dapat menggunakan:

  • analogi “jaket tebal di hari panas” untuk menjelaskan efek rumah kaca;
  • bermain peran sebagai pohon, penebang pohon, dan hewan hutan;
  • mengulang eksperimen efek rumah kaca dalam kelompok kecil.

Untuk pengayaan:

Peserta didik dapat:

  • menghitung “jejak sampah” selama satu hari;
  • merancang rencana pengurangan sampah;
  • melakukan riset teknologi ramah lingkungan;
  • merancang proposal kampanye dengan sasaran lebih luas.

📋 KKTP IPAS Kelas 6 Bab 7

Dokumen juga sudah menyediakan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

TP1

Peserta didik mampu menjelaskan minimal dua pengaruh aktivitas manusia, baik positif maupun negatif, terhadap lingkungan.

TP2

Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal satu permasalahan lingkungan beserta penyebabnya.

TP3

Peserta didik mampu mengusulkan dan ikut merancang minimal satu tindakan nyata untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan secara berkelompok.

Kriteria ketuntasan dalam dokumen adalah peserta didik mencapai minimal 75% dari total kriteria KKTP.


📥 Download RPP IPAS Kelas 6 Bab 7

Bagi Bapak/Ibu Guru yang sedang mencari RPP/Modul Ajar IPAS Kelas 6 Bab 7 “Bumi Kita Terancam Bahaya”, perangkat ini dapat digunakan sebagai referensi dalam melaksanakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan mendorong peserta didik untuk melakukan aksi nyata.

📘 Download RPP/Modul Ajar

RPP IPAS Kelas 6 Bab 7 – Bumi Kita Terancam Bahaya

👉 [DOWNLOAD RPP IPAS BAB 7]

Sebelum digunakan sebagai dokumen resmi sekolah, guru dapat menyesuaikan identitas, kondisi peserta didik, sarana prasarana, kalender pendidikan, serta kebutuhan satuan pendidikan.


📚 Lengkapi Perangkat Ajar IPAS Kelas 6

Jika sedang menyiapkan perangkat IPAS Kelas 6 secara lengkap, Anda juga dapat melengkapi:

Beserta perangkat pendukung:


⭐ Paket Lengkap Perangkat Ajar IPAS Kelas 6

Bagi Bapak/Ibu Guru yang ingin lebih praktis, tersedia juga paket lengkap perangkat ajar IPAS Kelas 6 Bab 1–8 beserta berbagai perangkat pendukung.

Paket dapat mencakup:

📘 RPP/Modul Ajar Bab 1–8
📑 CP & TP
🗂️ ATP
📅 Prota
📅 Prosem
📊 KKTP
📝 Jurnal Harian
📚 LKPD/LKM
📆 Minggu Efektif
📝 Soal-soal IPAS
📊 Format Penilaian
dan perangkat pendukung lainnya.

👉 [LIHAT PAKET LENGKAP PERANGKAT AJAR IPAS KELAS 6]


❓ FAQ RPP IPAS Kelas 6 Bab 7

Apa judul Bab 7 IPAS Kelas 6?

Bab 7 berjudul “Bumi Kita Terancam Bahaya”, dengan tema “S.O.S. BUMI! Aksi Nyata Menjadi Pahlawan Penyelamat Lingkungan.”

Berapa alokasi waktu Bab 7?

Dokumen mencantumkan 27 JP @35 menit, yang dibagi menjadi 3 pertemuan besar atau setara 9 sesi.

Apa saja model pembelajaran yang digunakan?

Bab 7 menggunakan:

  • Discovery Learning
  • Problem Based Learning (PBL)
  • Project Based Learning (PjBL)

Apa saja LKM yang tersedia?

Terdapat tiga LKM utama:

  1. Detektif Jejak Manusia
  2. Lembar Investigasi Efek Rumah Kaca
  3. Peta Pikiran Aksi Penyelamat Bumi

Apa proyek sumatif Bab 7?

Proyek sumatifnya adalah “Kampanye Aksi Menjaga Bumi”, berupa pembuatan media kampanye dan pelaksanaan kampanye kepada warga sekolah.

Apakah RPP Bab 7 sudah menggunakan Tahun Ajaran 2026/2027?

Ya. Identitas dokumen mencantumkan Tahun Ajaran 2026/2027, SDN 41 Pontianak Utara, Kelas VI, dan Mata Pelajaran IPAS. 

Nanang Hidayat Fathiya
Nanang Hidayat Fathiya Blog ini tentang berbagai informasi tentang dunia Pendidikan.

Posting Komentar untuk "Download RPP IPAS Kelas 6 Bab 7 Bumi Kita Terancam Bahaya 2026/2027"